Setting Kamera yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret

Setting Kamera yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret – Setting kamera merupakan satu langkah yang sangat penting untuk menghasilkan visualisasi gambar yang tajam dan apik. Untuk itu tips setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret menjadi salah satu hal yang cukup penting diketahui para pecinta fotografi. Setting kamera sendiri merupakan merupakan pengaturan kamera di beberapa fitur agar hasil yang dibidik sesuai dengan yang diinginkan. Tentu setting kamera tidak semua sama sebab setting kamera disesuaikan dengan objek yang dipotret, tempat dan nuansa yang diinginkan. Untuk itu beberapa hal dari setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret menjadi suatu hyal yang wajib dilakukan. Pasalnya, penggunaan kamera tidak hanya asal saja melainkan juga harus mengatur beberapa setting pada kamera tersebut.

Setting Kamera Yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret

Setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret namun sering dilupakan salah satunya adalah setting ISO. Kadangkala banyak orang yang tidak memperhatikan setting ISO ketika berada dilokasi pemotretan tersebut. Misalkan jika kamu sedang berada di ruang terbuka dan matahari sedang terik-teriknya justru ISO yang digunakan masih dalam setting ISO 800 atau lebih. Padahal untuk ruangan terbuka dengan cahaya matahari yang sangat menyengat, ISO 200 saja dirasa cukup untuk mendapatkan angel yang pas dan lighting yang sesuai agar objek tersebut terlihat lebih menakjubkan. Nah, lantas bagaimana setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret itu? Mari kita simak secara lengkap ulasannya di bawah ini!

Setting Kamera Dslr

Setting Kamera yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika harus memotret suatu objek, kamu harus memperhatikan terlebih dahulu lokasi yang sedang kamu jadikan sebagai objek pemotretan apakah di dalam ruangan atau di ruangan yang terbuka. Nah, untuk lebih lengkapnya berikut penjelasan mengenai setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret:

  1. Memori Kamera

Memori menjadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret. Pasalnya, kadangkala kita sering mengalami kendala berburu foto terlebih di ruang terbuka, salah satunya memori yang digunakan ternyata masih sedikit. Untuk itu, sebaiknya sebelum melakukan pemotretan pindahkan dulu file-file foto atau video yang masih tersimpan. Seperti yang kita ketahui bahwa ukuran file gambar atau video pada umumnya mencapai 500MB-1000 MB dan tentu ini akan menguras memori kamera kita. Akan jauh lebih baik untuk mengantisipasi memori full, sebelum berburu objek foto untuk memindahkan atau menghapus beberapa file gambar atau video yang tidak digunakan.

  1. Setting ISO terlebih Dahulu

ISO juga menjadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret. ISO (International Standard Organization) sendiri merupakan kadar sensitivitas sensor cahaya yang ada dalam kamera. Biasanya dalam kamera kita akan menjumpai ISO 100, ISO 200, ISO 400, ISO 800 dan seterusnya, angka-angka tersebut merupakan tingkatan sensitifitas yang bisa kita setting pada kamera. Semakin tinggi setting ISO yang kita gunakan maka semakin sensitif sensor terhadap cahaya, disarankan untuk memperhatikan setting ISO ketika di dalam ataupun di luar ruangan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk mengetahui perubahan tampilan jika kita mengubah setting ISO adalah dengan mengaplikasikan set shutter speed selalu konstan pada 1/125 atau juga bisa dengan mode shutter Priority – S atau Tv. Kemudian ubahlah tingkatan setting ISO tersebut mulai dari ISO 100, 200 hingga seterusnya maka kamu akan mendapatkan perbedaannya.

  1. Atur White Balance

Kembali lagi dengan pengaturan yang cukup mempengaruhi hasil gambar adalah white balance. White balance menjadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret karena akan sangat mempengaruhi hasil gambar jepretan dari foto tersebut. Untuk itu, sesuaikan white balance dengan kebutuhan dan kondisi yang terjadi saat akan memotret suatu objek. Ada bisa menggunakan setting kamera Auto, Cloudy, Daylight, Shade, Tungsten, Flash, Manual dsb. Pengaturan white balance ini kembali lagi kepada kamu yang menginginkan kondisi tampilan gambar tertentu.

  1. Atur Mode Exposure Kamera

Dalam kamera baik DSLR/Mirrorless atau pocket kita akan menjumpai beberapa mode seperti Auto, P, S (Tv), A (Av), M dan Scene. Beberapa kamera memiliki beberapa penamaan yang berbeda, jika pada Canon untuk mode S (Tv), A (Av) lebih menggunakan nama Tv dan Av sedangkan pada kamera Nikon dan Sony lebih dengan S dan A. Kode-kode mode tersebut merupakan sebuah singkatan, yaitu Auto yang berarti otomatis, P untuk Mode Program, S (Tv) untuk mode Shutter Speed Priority, A (Av) untuk mode Aperture Priority, M untuk Mode manual dan Scene untuk mode otomatis yang disesuaikan dnegan jenis objek. Mode Exposure kamera menjadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret, paslanya hal tersebut bisa dikatakan sangat mempengaruhi kamera untuk mendapatkan efek pada objek. Misalkan jika kita menginginkan cahaya/objek lain kabur atau blur namun fokus pada satu objek saja maka kamu harus menerapkan mode Shutter Speed Priority / S(Tv).

  1. Setting Fitur Gambar

Lensa kamera saat ini sudah dimudahkan dengan beberapa fitur diantaranya adalah fitur lensa yang ada pada kamera. Hal yang tidak kalah penting adalah pengecekan fitur pada lensa yang akan memudahkan kita saat pengambilan gambar. Misalkan seperti Auto Fokus (AF) dan Image Stabilitazation (IS). Fitur menjadi setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret dan menjadi yang cukup penting karena tentu akan mempengaruhi kondisi atau suasana dari gambar yang akan dihasilkan.

Settingan Kamera Dslr

Demikian setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret untuk mendapatkan hasil gambar yang cemerlang. Pastikan penggunaan ISO, shutter speed atau diafragma yang pas agar mendapatkan hasil yang cemerlang dan menghindari terjadinya over exposure. Hasil over exposure bisa dibilang bidikan yang gagal karena terdapat kelebihan cahaya sehingga hasil gambar terlihat sangat cerah atau menyilaukan. Demikian penjelasan mengenai setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret yang telah DIYKamera sampaikan. Selamat mencoba dan salam DIYKamera!!