Mengenal Komposisi Framing pada Fotografi

Mengenal Komposisi Framing pada Fotografi – Dalam mendalami dunia fotografi, tentu sobat harus mengenal komposisi framing pada fotografi. Pasalnya, framing dalam dunia pemotretan merupakan komposisi dasar yang mana kita harus bisa memposisikan subyek utama foto atau Point of Intereset (POI) dalam posisi yang sedemikian rupa sehingga dikelilingi elemen lain dalam foto. Framing dalam fotografi ini bisa kawan dapatkan, yang salah satunya yaitu dengan memposisikan elemen dasar foto yang jaraknya dekat dengan kamera sebagai latar depan (foreground) yang mengelilingi point of interest. Lantas, dalam mengenal komposisi framing pada fotografi, kira-kira apa saja sih yang perlu kita ketahui lagi?

Mengenal Komposisi Framing Pada Fotografi

Sebelum jauh membahas tentang mengenal komposisi framing pada fotografi, perlu diketahui bahwa  Di sisi lain, secara tak langsung pun teknik ini akan memperkuat kesan dimensi dalam foto karena ada lapisan yang dibentuk antara frame dengan POI sehingga secara visual nantinya akan tampak lebih menarik. Tak hanya itu saja, tentunya dengan membuat elemen lain mengisolasi subyek utama, kita bisa menuntun mata dan perhatian orang yang melihat foto ke arah subyek utama yang kita maksudkan sebelumnya. Nah, untuk mengetahui atau mengenal komposisi framing pada fotografi secara lebih jelas, yuk simak saja ulasan lengkapnya di bawah ini!

Teknik Komposisi Fotografi

Mengenal Komposisi Framing pada Fotografi

Berikut beberapa hal yang perlu sobat pahami dalam mengenal komposisi framing pada fotografi. Di bawah ini penjelasan lengkapnya :

  1. Teknik Komposisi Framing pada Fotogafi

Sebagai seorang fotografer pemula, mengenal komposisi framing pada fotografi merupakan hal dasar yang patut dipahami dan dicoba. Sebab, teknik yang satu ini kita bisa memanfaatkan beberapa frame untuk membangun komposisi guna dijadikan obyek apa saja. Contohnya saja seperti ranting pohon, jendela, rangka besi, cermin sampai struktur bangunan. Selain itu, perlu untuk kawan pahami juga bahwa framing tidak harus mengisolasi keempat sisi subyek utama. Dengan kata lain, kita hanya memasukkan unsur framing pada foto untuk menuntun seseorang yang melihat foto ke arah obyek foto yang terfokus. Tak hanya itu, mengenal komposisi framing pada fotografi pun juga tak lepas dari kematangan atau kesesuaian antara foto, pikiran fotografer, dan irama antara latar depan dan background. Maka, untuk menerapkan teknik framing dalam fotografi ini tentu diperlukan intuisi yang perlu dilatih agar lebih tajam.

  1. Tujuan Komposisi Framing pada Fotografi

Selain kita mengenai teknik dari mengenal komposisi framing pada fotografi, tentu juga kita tak lepas begitu saja dari apa tujuan teknik foto framing. Memang, sepintas tujuan dari teknik ini sudah disebutkan pada pembahasan awal tadi. Hanya saja, secara detailnya, penerapan teknik fotoframing di sini lebih mengedepankan pada ketegasan yang ditampilkan dari konteks foto. Bukan tanpa alasan mengingat frame disini seolah-seolah berfungsi membatasi dan memberi pengantar bagi pemahaman kita pada lingkungan sekitar foto. Selain itu, tujuan komposisi framing pada fotografi pun juga terletak pada bagaimana foto diambil dari sebuah kondisi di mana fokus obyek foto akan lebih mengena melalui framing yang mengelilingi obyek foto. Sehingga, pengenalan foto pun bisa tersampaikan pada setiap yang melihatnya.

Contoh Framing

Dilihat dari kedua ulasan terkait topik mengenal komposisi framing pada fotografi tentu akan menjadi salah satu pengertian yang akan memudahkan kawan-kawan untuk mengenal lebih jauh. Di samping itu, dari pengertian teknik komposisi framing hingga tujuan teknik tersebut, tampaknya kita bisa memahami bahwa teknik framing di sini lebih mengedepankan pada fokus obyek foto yang terbingkai secara alami dengan beberapa unsur di sekitar obyek. Nah, kiranya sampai di sini dulu ya kawan terkait dengan pemahaman dalam mengenal komposisi framing pada fotografi. Semoga bisa bermanfaat.