diykamera sewa kamera jogja
Search
  • Kamera
    • DSLR
    • Mirrorless
    • Camcorder
    • Action Cam
    • Drone
  • Aksesoris
    • Lensa
    • Flash
  • Laptop
  • LED TV
  • Paket Sewa
    • PAKET FOTO TOUR
    • PAKET FOTO STUDIO
    • PAKET SEWA ALAT LIVE STREAMING
  • Informasi
    • Tata Cara Sewa
    • Persyaratan Sewa
    • Harga Sewa
    • Blog
  • Kamera
    • DSLR
    • Mirrorless
    • Camcorder
    • Action Cam
    • Drone
  • Aksesoris
    • Lensa
    • Flash
  • Laptop
  • LED TV
  • Paket Sewa
    • PAKET FOTO TOUR
    • PAKET FOTO STUDIO
    • PAKET SEWA ALAT LIVE STREAMING
  • Informasi
    • Tata Cara Sewa
    • Persyaratan Sewa
    • Harga Sewa
    • Blog
PRICELIST
  • Kamera
    • DSLR
    • Mirrorless
    • Camcorder
    • Action Cam
    • Drone
  • Aksesoris
    • Lensa
    • Flash
  • Laptop
  • LED TV
  • Paket Sewa
    • PAKET FOTO TOUR
    • PAKET FOTO STUDIO
    • PAKET SEWA ALAT LIVE STREAMING
  • Informasi
    • Tata Cara Sewa
    • Persyaratan Sewa
    • Harga Sewa
    • Blog
Logo Orange

Category: Blog

Cara Memotret Bayi

Cara Memotret Bayi Agar Terlihat Lucu dan Menggemaskan

Cara Memotret Bayi – Dunia fotografi memang sangat beragam jenisnya mulai dari foto wedding, prewedding, sampai dengan foto bayi. Nah cara memotret bayi banyak dicari oleh para keluarga muda, setelah mereka melakukan foto prewedding dan wedding. Memotret foto bayi sebenarnya sangat banyak tantangan yang akan Anda temui. Butuh kesabaran yang ekstra serta kreatifitas yang tinggi agar menghasilkan foto bayi dengan ekspresi dan momen yang lucu. Cara memotret bayi sangat berbeda dengan memotret orang dewasa, seperti saat anda melakukan foto prewedding dulu. Saat memotret orang dewasa, Anda bisa mengarahkan dengan mudah pose dan gayanya. Maka berbeda kasus jika Anda memotret bayi, Anda harus menunggu momen yang tepat ekspresi bayi yang lucu. Pertama dalam cara memotret bayi ini yaitu hindari memotret bayi pada saat sore hari atau saat jam tidur bayi. Anda akan mendapatkan momen dan foto bayi yang lucu jika Anda melakukan pemotretan saat bayi selesai mandi atau selesai makan. Cara Memotret Bayi Mendapat ekspresi bayi yang tersenyum memang sangat sulit, maka dalam cara memotret bayi ini anda harus pandai menarik perhatian bayi agar mau berekspresi dan melihat kamera. Anda bisa memancing perhatian bayi dengan mainan yang lucu sehingga bayi terlihat bahagia dan senang. Salah satu cara memotret bayi adalah dengan mengajak orang tua agar mau menggoda bayinya supaya bisa tersenyum. Sebisa mungkin posisi orang tua ada dibelakang Anda saat memotret sehingga mudah bagi Anda untuk menangkap ekspresi bayi tersebut. Anda juga bisa menarik perhatian bayi dengan menggunakan kostum lucu sehingga perhatian bayi akan tertuju pada Anda. Banyak pula cara lain dalam cara memotret bayi ini yang bisa Anda lakukan dengan berkomunikasi bersama orang tua. Menentukan tema juga salah satu cara memotret bayi agar mendapatkan foto bayi yang unik dan lucu. Banyak tema foto yang bisa Anda pilih, mulai dari foto bertema karakter lucu, foto bayi saat tidur, foto candid, dan lain-lain. Agar tampak lebih fun dan lucu, dalam cara memotret bayi ini anda bisa memakaikan bayi kostum yang lucu ditambah dengan properti yang mendukung kostum tersebut. Pilih kostum dengan bahan nyaman dan tidak panas saat dipakai. Ada beberapa kostum dengan bahan yang tidak berkualitas akan menyebabkan ruam pada kulit bayi dan akibatnya bayi akan menangis dan tidak mood lagi untuk difoto. Hindari penggunaan kostum yang berlebihan yang malah akan menyebabkan bayi gerah dan tidak nyaman. Untuk masalah kostum alangkah lebih baik jika dikomunikasikan dengan orang tua agar ukuran kostum pas dipakai bayi. Intinya sabar dan komunikasi yang harus selalu anda perhatikan dalam cara memotret bayi ini. Nah saatnya kita masuk ke teknik. Menentukan sudut pandang sangat menentukan cara memotret bayi yang tepat. Ada tiga teknik memotret bayi yang bisa Anda gunakan diantaranya adalah Get Down Low, Close Up dan Nursed Shots. Teknik Get Down Low adalah teknik pengambilan foto bayi dengan cara mengikuti setiap tingkah laku dan gerakan bayi. Anda juga melakukan candid foto sehingga akan menghasilkan foto yang sangat natural. Pengambilan foto secara Close Up adalah teknik memotret dengan jarak yang dekat. Sedangkan teknik foto Nursed Shots pada cara memotret bayi ini dilakukan dengan cara menempatkan bayi pada tempat tertentu, misalnya mendudukkan bayi pada meja, menempatkan bayi pada keranjang, mendudukkan bayi di pundak orang tua, dan lain-lain. Anda bisa mencoba variasi ketiga teknik memotret bayi tersebut agar menghasilkan foto dengan momen yang berbeda dan menarik. Dalam cara memotret bayi ini anda juga harus memperhatikan komposisi foto yang baik seperti komposisi foreground, middleground, dan juga background. Pastikan fokus kamera pada objek bayi yang sedang difoto. Saat memotret bayi akan lebih baik jika Anda menggunakan mode makro. Foto yang dihasilkan dengan cara memotret bayi secara makro akan menghasilkan foto dengan detail yang tajam. Wajah dan ekspresi bayi akan semakin jelas tergambarkan pada foto. Selalu siapkan kamera di dekat Anda agar tidak kehilangan momen saat bayi sedang bermain, berekspresi, dan lain-lain. Dalam cara memotret bayi ini anda harus mempunyai kesabaran yang ekstra dan pandai menentukan waktu yang tepat. Untuk menghasilkan foto candid, Anda bisa menggunakan lensa dengan focal length yang panjang. Foto candid dilakukan agar menghasilkan foto bayi dengan ekspresi dan gesture yang alami. Saat bayi menunjukkan ekspresi, gerakan yang menggemaskan dan lucu segera jepret moment tersebut agar Anda tidak kehilangan momen yang berharga. Bagaimana cukup jelas kan cara memotret bayi yang DIYKamera sampaikan?

Cara Memotret Pemandangan

Cara Memotret Pemandangan dengan Indah dan Tajam

Cara Memotret Pemandangan – Memotret pemandangan merupakan salah satu objek yang paling menarik untuk diambil gambarnya. Maka dari itu banyak masyarakat yang ingin mengetahui cara memotret pemandangan dengan indah. Untuk mengambil foto pemandangan, banyak media yang bisa Anda gunakan salah satunya adalah menggunakan kamera DSLR. Dengan menggunakan kamera jenis ini akan dapat menghasilkan foto pemandangan yang indah karena pada kamera DSLR mempunyai fitur yang lengkap. Anda pun bisa menghasilkan foto pemandangan sesuai dengan konsep yang Anda inginkan. Dengan mempelajari cara memotret pemandangan maka Anda bisa menghasilkan foto pemandangan yang bagus. banyak jenis foto pemandangan yang ada, diantaranya adalah foto pemandangan pantai, gunung, laut, hutan, dan lain-lain. Cara Memotret Pemandangan Kadang foto yang dihasilkan tidak sesuai dengan apa yang dilihat oleh mata Anda sehingga diperlukan cara memotret pemandangan dengan tepat, terutama dalam pengaturan kameranya. Foto pemandangan akan lebih bagus jika Anda menggunakan lensa wide. Pada pengaturan kamera Anda bisa menggunakan bukaan kecil dengan shutter speed yang lambat. Pemakaian shutter speed yang lambat dimaksudkan untuk dapat menghasilkan foto dengan kontras yang bagus. kecepatan shutter speed sangat bergantung pada kondisi pemotretan.  Dalam cara memotret pemandangan ini, cobalah memotret pemandangan dengan pengaturan awal lalu cek hasilnya. Jika foto yang dihasilkan kurang maksimal, Anda bisa mengatur ulang kamera Anda sampai mendapatkan foto yang Anda inginkan. Adapun cara memotret pemandangan yang lain adalah dengan cara mencari spot memotret yang bagus. Eksplorasi dulu lokasi pemotretan untuk bisa mendapatkan spot yang bisa menghasilkan foto dengan momen yan indah. Sudut pengambilan foto juga sangat menentukan hasil foto, cobalah sagala macam jenis angle sampai Anda mendapat foto pemandangan yang maksimal. Namun cara memotret pemandangan dengan indah tidak cukup sampai disitu, karena sebuah foto pemandangan yang bagus terdiri dari unsur foreground, middleground, dan juga background. Perpaduan ketiga unsur ini bisa menghasilkan foto pemandangan yang unik, komposisi ketiga unsur bisa Anda atur sendiri sesuai dengan kreativitas Anda. Pada saat memotret pemandangan, setting kamera dengan menggunakan bukaan lensa yang kecil agar kedalaman foto merata. Shutter speed otomatis akan berada pada kecepatan yang terendah. Agar foto tidak goyang, salah satu cara memotret pemandangan dengan menggunakan tripod. Foto pemandangan alam akan jauh lebih indah jika Anda memotretnya pada pagi atau sore hari. sedangkan jika Anda memotret foto pemandangan kota, Anda bisa mencobanya pada malam hari untuk mendapatkan kesan kota yang ramai dan tak pernah mati. Foto pemandangan milky way pun bisa Anda coba, tentu saja pengaturan kamera harus benar agar foto yang dihasilkan tidak gelap dan mampu menangkap pemandangan langit yang indah. Bagaimana cukup jelas kan cara memotret pemandangan yang DIYKamera sampaikan? Selain itu juga dalam cara memotret pemandangan ini agar foto pemandangan yang dihasilkan memiliki warna dan kontras yang bagus, Anda bisa menggunakan filter polarisasi. Efek dari menggunakan filter ini sangat luar biasa dengan efek warna pada foto yang sangat matang. Banyak cara memotret pemandangan yang bisa Anda gunakan. Dengan menggunakan filter ini, foto pemandangan yang dihasilkan akan jauh lebih bagus. jika Anda memotret pemandangan pantai dengan menggunakan filter ini maka akan dihasilkan foto langit yang biru sangat kontras dengan warna awan yang putih. Pada dasarnya dalam cara memotret pemandangan ini menggunakan filter selama memotret akan memperbesar bukaan. Sehingga alangkah baiknya jika Anda menggunakan tripod selama memotret. Kesimpulan dari beberapa cara memotret pemandangan adalah Anda harus memperhitungkan waktu yang tepat untuk mendapatkan foto pemandangan yang indah. Cari spot foto yang menarik dengan cara mengekplorasi lokasi sekitar. Gunakan sudut pengambilan foto yang unik. Memotret dengan komposisi terbaik antara foreground, middleground, dan juga background. Setting kamera pada bukaan yang kecil dan shutter speed yang lambat. Selain itu dalam cara memotret pemandangan ini gunakanlah filter polarisasi untuk menghasilkan foto dengan kontras yang maksimal. Gunakan tripod selama pemotretan agar foto yang dihasilkan tetap fokus dan tidak goyang. Diantara banyak cara memotret foto yang bagus Anda harus memiliki teknik fotografi yang bagus serta feeling yang kuat. Kreativitas yang Anda miliki juga bisa mempengaruhi hasil foto. Terus berlatih dan perbanyak referensi agar pengetahuan dan teknik fotografi Anda semakin meningkat. Cukup sekian info cara memotret pemandangan yang bisa DIYKamera sampaikan. Yuk kembangkan terus kreativitas memotret anda!

Cara Memotret Prewedding Outdoor

Cara Memotret Prewedding Outdoor dengan Hasil yang Anggun!

Cara Memotret Prewedding Outdoor – Banyak fotografer di Indonesia yang menjadikan hobi menjadi sebuah ladang pekerjaan yang menjanjikan. Diantara banyak projek yang membutuhkan jasa fotografer diantaranya adalah foto prewedding, wedding, modelling, dan lain-lain. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara memotret prewedding outdoor mulai dari persiapan sampai proses pemotretan. Tidak hanya harus memiliki teknik fotografi yang bagus, Anda juga harus pintar berkomunikasi dengan klien agar bisa menemukan konsep yang bagus untuk prewedding. Konsep dalam foto prewedding bisa hasil dari kesepakatan dan ide antara pihak fotografer dengan klien. Ide foto preweeding bisa didapat dari banyak hal misalnya dari pekerjaan klien, hobby, preweding gaya internasional, dan masih banyak konsep yang lain. Nah disini DIYKamera ingin membagikan cara memotret foto prewedding outdoor dengan benar, agar foto yang anda hasilkan bisa mengagumkan bagi pasangan yang dipotret dan siapapun yang melihatnya. Cara Memotret Foto Prewedding Outdoor Nah seperti yang sudah DIYKamera utarakan pada paragraf pertama, dalam cara memotret prewedding outdoor ini langkah pertama yang harus matang yaitu konsep. Setelah konsep didapat, langkah selanjutnya adalah memilih lokasi foto preweeding. Untuk foto preweeding outdoor lokasinya tentu berada diluar ruangan seperti di taman, pantai, jalan raya, laut, dan lain-lain. Lokasi foto preweeding yang dipilih sangat menentukan jenis peralatan fotografi yang akan Anda bawa. Untuk foto outdoor pastinya memiliki cara memotret prewedding outdoor yang berbeda dengan foto indoor. Cahaya matahari sangat berpengaruh terhadap hasil foto. Oleh karena itu cara memotret foto prewedding outdoor memiliki tantangan tersendiri dalam hal berpacu dengan waktu. Jika matahari sudah sangat terik maka akan sulit bagi Anda untuk mendapatkan foto yang sesuai dengan konsep karena akan menghasilkan foto yang over exposure atau highlight yang bisa menghilangkan detail dari foto. Waktu yang tepat untuk melakukan foto prewedding outdoor adalah pada pagi hari atau sore hari. karena pada waktu itu cahaya matahari yang dihasilkan sangat soft sehingga bisa menghasilkan foto prewedding dengan lighting natural namun tetap indah. Anda bisa melakukan foto prewedding outdoor pada malam hari dengan menggunakan bantuan lighting tambahan dan atau pengaturan kamera yang tepat. Bagaimana cukup jelas kan cara memotret prewedding outdoor ini? Jadilah fotografer profesional yang mampu mengarahkan klien agar menghasilkan konsep foto preweeding yang indah. Anda harus memahami karakter klien Anda sehingga bisa memposekan klien dan memilih sudut pemotretan yang tepat. Salah satu cara memotret prewedding outdoor yang baik adalah dengan cara mengatur komposisi foto yang tepat. Meskipun foto prewedding sangat menuntut kreatifitas Anda namun jangan sampai melupakan komposisi sebuah foto. Foto prewedding dengan konsep yang bagus tidak akan sempurna jika komposisi foto kurang pas. Maka dalam cara memotret prewedding outdoor ini anda harus selalu memperhatikan komposisinya. Selain itu juga dalam cara memotret prewedding outdoor ini mempersiapkan peralatan fotografi menjadi hal penting yang harus Anda lakukan. Persiapkan segala macam peralatan fotografi mulai dari kamera, lensa, lighting, serta peralatan pendukung yang lain. Jika Anda memiliki segala macam jenis lensa dengan focal length yang bervariasi, bawa semua lensa yang ada terutama lensa wide dan lensa tele. Lensa dengan focal length yang panjang atau lensa tele sangat berguna untuk menangkap momen secara candid. Untuk menghasilkan foto preweding dengan pemandangan landscape yang indah, Anda bisa menggunakan lensa wide. Salah satu cara memotret foto prewedding outdoor yang baik adalah dengan memperhatikan ketersediaan cahaya yang pas. Untuk mendapatkan cahaya yang soft Anda bisa menggunakan bantuan reflector yang bisa membiaskan sinar yang datang. Penggunaan lihting tambahan digunakan sebagai pengisi agar banyangan yang dihasilkan tidak terlalu tajam. Pastikan cahaya rata pada semua bagian terutama pada bagian wajah agar foto yang dihasilkan cukup terang. Apabila cara memotret prewedding outdoor anda terapkan dengan benar, maka akan menghasilkan foto yang bagus dan tentunya akan memudahkan Anda dalam proses editing. Jika foto yang tidak terlalu terang pada saat diedit akan menghasikan banyak noise yang berakibat mengurangu detail foto. Begitu pula foto yang over akan menghasilkan foto dengan detail yang kurang. Nah tips terakhir dalam cara memotret prewedding outdoor ini agar foto yang anda hasilkan bagus dan aman, sebaiknya Anda memilih format foto RAW bukan format foto Jpeg. Format foto RAW akan menghasilkan foto yang seasli-aslinya sesuai dengan kondisi sebenarnya tanpa mengalami kompres atau edit dari kamera. Foto dalam format RAW juga memudahkan Anda selama proses editing. Dengan menggunakan cara memotret prewedding outdoor yang benar serta pengaturan kamera dan lighting yang pas dan disesuaikan dengan kondisi pemotretan , maka akan dihasilkan foto prewedding yang indah dan tak terlupakan.

Cara Memotret Air Terjun

Cara Memotret Air Terjun dengan Dramatis

Cara Memotret Air Terjun – Banyak orang yang ingin mengetahui cara memotret air terjun karena bentang alam satu ini memiliki keindahan alam yang menarik. Air terjun adalah fenomena alam yang menakjubkan bahkan banyak yang dijadikan tempat wisata, terbentuk akibat proses erosi sungai yang mengalami penyempitan secara terus menerus sehingga semakin tinggi kecepatan air dan semakin tinggi tebing yang dilalui air sungai, air terjun akan terbentuk. Oleh karena itu, mengetahui cara memotret air terjun merupakan salah satu kewajiban yang harus diketahui khususnya dalam landscape photography oleh fotografer. Cara memotret air terjun pun susah-susah gampang, kadang-kadang karena gerakannya yang cepat, hasil potretannya menjadi blur atau berkabut. Banyak tantangan yang dihadapi ketik akan memotret air terjun, hal ini lah yang menjadi menarik. Cara Memotret Air Terjun Berikut ini merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara memotret air terjun, diantaranya yaitu: Pengaturan shutter speed Pengaturan shutter speed untuk memotret air terjun tentu berbeda-beda, hal itu didasarkan pada kecepatan air terjun yang juga berbeda. Untuk menangkap gerakan air terjun, kita harus mensetting shutter speed cepat, misalnya 0.3 detik, untuk memotretnya juga baiknya kita menggunakan mode continuous shot agar dalam satu tekanan shutter speed, menghasilkan beberapa frame, hal itu akan memudahkan kita untuk memilih hasil terbaik dalam pemotretan. Jika menggunakan shutter speed 0.3 hasilnya masih kurang maksimal, anda bisa mencoba menggunakan shutter speed 1 detik, dan pengaturan lainnya. DIYKamera dalam tutorial cara memotret air terjun ini ingin mengingatkan kembali bahwa shutter speed adalah rentang waktu kecepatan bukaan rana. Gunakan tripod dan filter Nah cara memotret air terjun selanjutnya berkaitan dengan aksesoris kamera. Tripod atau kaki tiga biasanya digunakan untuk membuat kamera tetap stabil, menggunakan tripod dapat meminimalisir efek kabut atau blur pada hasil potretan anda, mengapa harus menggunakan tripod? Memegang kamera menggunakan tangan memungkinkan kamera bergerak naik turun atau ke samping dan menjadikan kameranya tidak stabil. Ketidakstabilan tersebut akan membuat adanya kabut dalam hasil potretannya. Beberapa orang kadang malas untuk membawa tripod karena bentuknya yang agak besar dan agak ribet jika digunakan, namun benda ini cukup penting lho. Jika memang anda tidak punya tripod atau tidak membawanya, anda bisa memanfaatkan tempat yang ada misalnya di tetumpukan bebatuan. Setelah tripod, dalam cara memotret air terjun ini aksesoris lainnya yang dibutuhkan adalah filter kamera yang juga penting (apabila punya), filter dalah aksesoris kamera yang berupa kaca tipi dengan fungsi tertentu, anda bisa menggunakan filter neutral density untuk merubah efek warna air terjun sehingga hasil gambarnya menjadi lebih baik, anda juga bisa menggunakan filter polarisasi yang akan mengurangi pantulan atau refleksi dari air, batu yang basah, dan dedaunan. Filter juga dapat meningkatkan saturasi warna untuk menghasilkan gambar yang cukup jelas. Pengaturan ISO Memotret air terjun di siang hari tentu anda harus mengatur ISO serendah mungkin. Dalam cara memotret air terjun ini DIYKamera memberikan rekomendasi ISO 100 sudah cukup membuat hasil potretan anda menjadi menakjubkan. ISO yang rendah akan mengurangi sensitivitas kamera sehingga memungkinkan kita menggunakan shutter speed yang lambat. Jangan menggunakan ISO yang tinggi karena ISO yang tinggi akan menghasilkan noise yang merusak hasil gambar air terjun kamera anda. Pengaturan Aperture Pengaturan aperture merupakan salah satu cara memotret air terjun yang cukup penting, untuk menghasilkan gambar yang baik, gunakan settingan aperture lensa yang sempit sehingga waktu bukaan rana semakin lama. Menggunakan pengaturan aperture yang kecil akan menghasilkan kedalaman maksimum gambar pada air terjun dan tetap memberikan detail foto yang maksimal. Itulah beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diatur dalam cara memotret air terjun, sebelum memotret air terjun, sebaiknya anda juga mempersiapkan waktu dan lokasi tempatnya terlebih dahulu. Memotret air terjun paling ideal adalah ketika setelah matahari terbit atau terbenam jika ingin di sore hari atau malam hari, anda juga harus mencari komposisi yang menarik, dan mencari sudut pandang yang tidak biasa dengan kata lain anda harus mempu bereksperimen untuk menghasilkan hasil gambar air terjun yang baik, intinya jangan mainstream! Potretlah air terjun dalam mode portrait ataupun landscape, jangan lupa sertakan benda-benda alam sekitarnya seperti bebatuan, dedaunan, dan lainnya. Demikian informasi mengenai cara memotret air terjun, semoga informasi dari DIYKamera ini bermanfaat bagi anda semua! Yuk sewa kamera Jogja di DIYKamera.

Cara Memotret Bokeh Dengan Benar

Cara Memotret Bokeh yang Tajam dan Indah

Cara Memotret Bokeh – Bagi anda yang mencari cara memotret bokeh pasti sudah mengetahui apa itu bokeh dalam dunia fotografi. Foto bokeh adalah istilah dalam fotografi yang ditujukan pada hasil foto dengan area blur atau out of focus. Bokeh sendiri berasal dari bahasa Jepang ‘boke’ yang berarti unfocused atau blur/buram. Istilah bokeh lainnya juga adalah bokashi yang artinya sengaja diburamkan atau sengaja digradasi. Cara memotret bokeh yang bagus tidak mudah, dibutuhkan pengalaman dan teknik khusus untuk mendapatkan foto yang menarik. Selain itu juga dibutuhkan kamera dengan lensa dan spesifikasi yang mendukung pemotretan bokeh. Lalu bagaimana sih sebenarnya cara memotret bokeh itu? Yuk DIYKamera jelaskan dalam tutorial dibawah ini Faktor Pendorong Foto Bokeh Sebelum mengetahui teknik cara memotret bokeh, sebaiknya kita mengetahui beberapa faktor pendorong sehingga foto bokeh dalam kamera dapat dihasilkan, Aperture Aperture atau bukaan pada lensa penting untuk dimasukkan dalam urutan cara memotret bokeh ini karena mempengaruhi kualitas foto bokeh pada kamera, khususnya keeping metal atau blade nya. Blade pada lensa dapat bergerak terbuka dan tertutup membentuk lubang aperture, jumlah blade yang banyak pada lensa akan membuat bokeh berbentuk lingkaran sedangkan jumlah blade yang sedikit pada lensa akan membuat bokeh berbentuk polygonal. Sphrical aberration dan comatic aberration Spherical aberration pada lensa adalah efek optic yang terjadi ketika cahaya masuk kedalam lensa. Setiap lensa dan kamera memiliki kemampuan spherical aberration yang berbeda. Setiap lensa akan menghasilkan pantulan sinar cahaya berbeda pada bagian samping maupun bagian tengah, hal itu berhubungan dengan bentuk bokeh yang berbeda-beda bergantung pada lensa kameranya sendiri. Comatic aberration adalah efek optic yang terjadi karena ketidaksempurnaan pada lensa, misalnya bagian optic di dalam lensa tidak tepat merefleksikan cahaya yang masuk pada titik yang tepat sehingga menghasilkan daerah out of focus yang terdistorsi. Hal tersebut akan membentuk swirly bokeh (bokeh terdistorsi berbentuk melingkar). Itulah dua hal yang harus diketahui mengenai faktor pendorong foto bokeh yang berhubungan dengan lensa dan kamera yang anda miliki. Lalu bagaimana cara memotret bokeh? Berikut ini kami akan memberikan ulasannya, Cara Memotret Bokeh Ada 5 cara memotret bokeh yang dapat dilakukan oleh anda, untuk menghasilkan foto bokeh yang krispy dan menarik, diantaranya yaitu: Pengaturan aperture dan focal length lensa Nah cara memotret bokeh yang pertama berkaitan dengan aAperture dan Focal Length. Kedua hal ini merupakan hal yang saling berkaitan sehingga merupakan hal yang paling sering dibahas apalagi jika berbicara mengenai foto bokeh. Efek bokeh akan didapat ketika aperture kamera DSLR anda pada bukaan terkecil, yang artinya angka dibelakang f/ adalah jumlah yag besar. Background, latar depan, dan objek Dalam cara memotret bokeh yang tidak kalah penting adalah memperhatikan background objek. Semakin jauh background terhadap objek, akan menghasilkan lebih besar peluang untuk memotret foto bokeh. Anda bisa menempatkan objek pada posisi berjauhan dari background. Intinya, anda memotret objek dengan jarak background yang lebih jauh. Depth of Field (DOF) Cara memotret bokeh selanjutnya adalah dengan memahami depth of field (DOF) atau rentang jarak objek foto terhadap kamera agar dapat memotret efek bokeh. Untuk mendapat DOF yang baik, anda harus berada pada jarak jauh dengan sumber cahaya dan pastikan juga mengaktifkan fokus pada mode manual. Dekatkan objek sedekat mungkin dengan lensa kamera. Pencahayaan Mendapatkan cahaya terbaik merupakan hal yang sangat menguntungkan dalam cara memotret bokeh kali ini. Cahaya yang digunakan bergantung pada objek yang anda potret, anda harus mengetahui letak cahaya yang bagus dalam objek anda, apakah dari depan, dari belakang, atau mungkin dari samping. Berkreatiflah dan jangan takut bereksperimen karena kadang-kadang foto bokeh dihasilkan dari ketidaksengajaan. Gunakan peralatan tambahan Akhirnya kita memasuki cara memotret bokeh yang terakhir. Untuk menghasilkan foto bokeh yang stabil, anda bisa menggunakan tripod agar kamera tetap stabil, kemudian anda juga bisa menggunakan lensa prime atau khusus lainnya, selain itu anda juga bisa menggunakan filter jika dibutuhkan. Itulah tadi cara memotret bokeh yang benar sehingga hasil foto anda tampak tajam namun menghasilkan efek bokeh yang ciamik. Sebenarnya tidak hanya menggunakan kamera DSLR saja, anda juga bisa menggunakan kamera android untuk menghasilkan hasil bokeh, namun android anda harus support pengaturan yang cukup canggih dari segi kameranya, hanya beberapa smartphone android yang sudah support hal tersebut. Foto bokeh cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan, tidak hanya harus menjadi fotografer yang profesional untuk dapat memotret bokeh, meskipun anda pemula juga anda bisa memotret bokeh. Demikian informasi pada artikel mengenai cara memotret bokeh, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda semua. Salam fotografi! Selamat mencoba!

Cara Memotret Landscape

Cara Memotret Landscape dengan Hasil Mengagumkan

Cara Memotret Landscape – Landscape dalam bahasa Indonesia adalah bentang alam. Cabang ilmu fotografi yang mempelajari foto bentang alam disebut juga sebagai landscape photography. Cara memotret landscape tidak hanya diminati oleh fotografer profesional saja, DIYKamera yakin fotografer yang bermodalkan smartphone juga pasti akan mempunyai keinginan mengabadikan bentang alam yang indah misalnya gunung, pantai, desa, laut, dan lainnya. Jika kita menggali lebih dalam lagi, fotografi landscape itu tidak semudah yang kita bayangkan. Seorang fotografer ditantang untuk dapat memberikan hasil yang senatural mungkin dan ia harus dapat membuat viewer merasakan aura dan seolah-olah hadir atau berada pada lokasi tersebut. Nah lalu bagaimana cara memotret landscape dengan indah? Cara Memotret Landscape Lalu bagaimana cara memotret landscape yang benar sehingga hasilnya bagus? Disini kami akan memberikan tips dan trik dalam memotret foto landscape yang mungkin bisa berguna bagi anda semua. Tentukan objek yang akan dipotret Dalam cara memotret landscape ini anda harus menentukan objek mana yang akan anda potret, apakah anda akan memotret air terjun, perkotaan, jalan raya, jalan tol, laut, aliran sungai, ombak, pegunungan, tumbuhan, dan lain-lain. Jika anda sudah terfokus ke satu objek, anda bisa mencari referensi mengenai foto landscape objek tersebut (tapi ingat jangan sampai plagiasi ya!), anda bisa mendapatkan referensinya dari internet atau majalah fotografi. Persiapkan peralatan yang diperlukan Tentunya anda harus mempersiapkan seperangkat peralatan kamera dan tas kameranya agar kamera anda terjaga dari kerusakan yang mungkin dapat disebabkan oleh kecelakaan teknis di alam. Ingat juga! Fotografi landscape adalah fotografi di alam yang tidak memungkinkan anda untuk menemukan aliran listrik secara bebas, oleh karena itu anda harus menyiapkan setidaknya 1 baterai cadangan pada kamera sehingga dalam pemotretan ketika kamera anda low battery, anda hanya tinggal mengganti baterainya saja. Dalam cara memotret landscape ini selain baterai, peralatan tambahan lainnya seperti tripod atau kaki tiga juga kadang dibutuhkan agar teknis pemotretannya lancar. Tripod akan membuat kamera lebih stabil dibandingkan dengan menggunakan kedua tangan anda, kestabilan kamera akan membuat hasil gambar menjadi tajam dan sesuai dengan yang diinginkan. Jika ada, anda juga bisa menyiapkan filter ND atau polarisasi. Pengaturan shutter speed, ISO, dan aperture Nah kita memasuki cara memotret landscape yang keempat. Memotret objek landscape yang berbeda juga berarti anda harus mengatur shutter speed, ISO, dan aperture yang berbeda pada kamera DSLR tersebut. Misalnya jika anda ingin memotret air terjun anda bisa menggunakan aperture f/22, shutter speed 2,5 detik, ISO 100, dengan focal length lens 22 mm (bergantung kamera dan lensa yang anda miliki), memotret air terjun harus menggunakan shutter speed yang lambat dan dibutuhkan filter ND atau polarisasi agar hasilnya lebih dramatis dan lebih baik lagi. Pengaturan ISO, shutter speed, dan aperture untuk landscape berupa laut, ombak, dan yang lainnya pun berbeda juga. Jangan lupakan objek di sekeliling Nah pada cara memotret landscape ini yang tidak kalan penting adalah jika anda sudah memfokuskan suatu objek pada fotografi landscape, jangan pernah melupakan objek di sekeliling yang menjadi background. Contohnya, jika anda berniat untuk memotret laut, anda baiknya memotret langitnya atau pasirnya untuk mempercantik hasil foto anda, jika anda hanya memotret lautnya saja, kesan datar atau flat akan timbul pada foto anda. Oh ya! Jangan lupakan foreground, memotret objek dengan foreground seperti tanah atau bebatuan juga merupakan hal yang menarik dan menjadi point of interest suatu fotografi landscape lho. Kreatif dan cobalah eksperimen Menghasilkan foto yang bagus dalam fotografi landscape membutuhkan otak yang kreatif dan eksperimen yang berani. Misalnya, untuk mendapatkan foto air terjun yang bagus anda harus mendapatkan angle yang bagus pula, bisa saja itu didapat ketika anda memotret di depan air terjun dimana medannya adalah sungai yang agak dalam airnya, anda harus berani dan rela berkorban demi itu. Misalnya juga ketika anda akan memotret sunrise dan sunset, tentunya anda harus rela untuk bangun pagi atau menunggu golden hour tersebut bukan? Itulah beberapa cara yang dapat anda terapkan dalam cara memotret landscape, semoga informasi yang DIYKamera sampaikan ini bermanfaat bagi anda semua!

Cara Memotret Objek Bergerak Dengan Kamera DSLR

4 Cara Memotret Objek Bergerak dengan Kamera DSLR

Cara Memotret Objek Bergerak dengan Kamera DSLR – Sebelum anda membaca cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR pasti anda pernah mendapatkan hasil foto yang blur atau goyang dan tentunya sangat menjengkelkan, apalagi jika yang dipotret adalah objek yang bergerak seperti orang berlari, orang berolahraga, mobil bergerak, dan banyak lagi. Bahkan, dalam dunia fotografi dikenal sebagai istilah foto panning, foto panning adalah foto yang objeknya tajam dengan background menjadi blur sementara. Nah dalam tutorial cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR kali ini, DIYKamera akan menjelaskan dengan lengkap mengenai foto panning. Foto panning itu biasanya ditujukan pada potretan objek bergerak pada kamera DSLR. Selain itu, jika kaitannya dengan orang yang sedang berolahraga misalnya pesepak bola, pebulu tangkis, petenis, dan lainnya, bagaimana cara memotret objek bergerak pada kamera DSLR? Tentu saja mudah dan semua orang bisa melakukan itu semua! Intinya adalah fokus dan anda harus mempelajari teknik dasar dalam menggunakan kamera DSLR terlebih dahulu. Cara Memotret Objek Bergerak dengan Kamera DSLR Ada beberapa teknik yang digunakan dalam cara memotret objek bergerak pada kamera DSLR, dengan memperhatikan objek-objek ini, diharapkan anda bisa memotret objek bergerak dengan baik tanpa disertai dengan blur atau kabut, berikut ini adalah teknik yang harus diperhatikan Pengaturan shutter speed, aperture, dan ISO Shutter speed adalah kecepatan bukaan rana yang mempengaruhi pencahayaan. Shutter speed mempunyai satuan detik atau second yang menunjukan rentang kecepatan bukaan rana pada kamera tersebut. Semakin cepat shutter speednya, semakin besar cahaya yang masuk ke dalam kamera, begitu juga sebaliknya. Menghasilkan gambar yang maksimal pada objek yang bergerak berarti anda harus mengatur shutter speed pada angka yang tepat, anda bisa mengatur shutter speed misalnya 1/2000 detik hingga 1/8000 detik. Jika anda mengubah shutter speed, tentunya anda juga harus mengatur ISO dan aperture, ingat segitiga eksposur kan? Dalam cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR kali ini, aperture atau bukaan pada lensa baiknya dibuat lebar (berarti angka dibelakang f/ kecil) sehingga akan menghasilkan efek blur dan fokus yang tertuju pada objek utamanya saja, anda bisa menggunakan aperture f/1.8, f/2.8, dan f/1.4. Mengenai ISO, anda bisa menyesuaikan pencahayaan alami pada lokasi nya, jika cahayanya cukup terang, anda tidak perlu mengunakan ISO yang tinggi karena hal itu hanya akan menyebabkan adanya noise pada foto. Mode Auto Fokus Meskipun menggunakan mode manual untuk mengatur shutter speed, ISO, dan aperturenya, ketajaman dalam kamera atau fokus pada sebuah objek bergerak baiknya menggunakan pengaturan auto focus, hal ini akan mempercepat dan mempertajam lensa menangkap fokus pada objek yang dituju. Sekarang bayangkan jika anda menggunakan mode manual, mungkin anda akan kesulitan membidik objek misalnya objek burung yang terbang di angkasa, pesepak bola yang berlari, pebulu tangkis yang sedang melakukan smash, dan lainnya. Nah maka dari itu dalam cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR ini, DIYKamera menyarankan menggunakan mode auto fokus. Menggunakan bantuan tripod Tripod atau kaki tiga adalah alat stand yang membantu agar kamera dapat stabil (datar dan tegak) Tripod kadang-kadang menjadi hal yang paling malas dibawa oleh beberapa fotografer. Padahal, tripod memiliki banyak fungsi dan keuntungan jika digunakan dalam cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR kali ini. Menggunakan tripod dalam pemotretan objek yang cepat dapat meminimalisir blur yang disebabkan oleh tidak stabilnya kamera. Jika tidak menggunakan tripod, anda bisa menggunakan monopod atau alat bantu lain yang bisa membuat kamera tidak mudah goyang atau stabil. Gunakan mode continuous speed Nah akhirnya kita memasuki cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR yang terakhir. Mode continuous speed akan memungkinkan anda dapat mengambil gambar lebih dari 1 ketika anda menekan tombol shutter 1 kali. Penekanan pada tombol shutter yang lama akan memungkinkan anda untuk mendapatkan hasil foto yang banyak, hasil tersebut bisa anda pilih yang terbagus. Beberapa kamera mempunyai kemampuan continuous speed yang berbeda, ada yang dapat menghasikan 10 frame dalam 1 kali tekan dan ada juga yang hanya menghasilkan 5 frame dalam sekali tekan. Mendapatkan hasil potretan kamera yang bagus untuk objek yang bergerak tidak harus menggunakan kamera DSLR, anda juga bisa menggunakan kamera smartphone seperti android untuk mendapat foto freeze yang bagus dalam objek yang bergerak. Cara memotret objek bergerak pada DSLR tidak jauh berbeda dengan cara memotret objek bergerak pada android, namun dibutuhkan beberapa aplikasi tambahan seperti camera MX dalam android dengan fiture live shot, fitur itu akan membuat anda semakin mudah dalam memotret gambar bergerak. Bagaimana mudah bukan cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR?

Cara Memotret Makanan Dengan Benar

Cara Memotret Makanan dengan Crispy!

Cara Memotret Makanan – Sehubungan dengan cara memotret makanan ini, satu media periklanan yang kerap dilakukan oleh beberapa perusahaan misalnya perusahaan makanan adalah media sosial. Terbukti media sosial dapat membangun hubungan pelanggan dan menawarkan produk dengan jangkauan yang sangat luas (cakupannya global), media sosial juga merupakan media periklanan yang murah, berbeda dengan menggunakan iklan komersial di televisi yang membutuhkan banyak uang untuk hanya beberapa detik saja. Lalu bagaimana caranya mempromosikan barang khususnya makanan dalam media sosial? Mudah sekali, dengan cara memotret makanan yang dijual, kemudian di upload di media sosial, dengan hitungan menit produk anda sudah teriklankan dan terpromosikan di seluruh dunia. Mudah bukan? Cara Memotret Makanan Cara memotret makanan pun tidak sembarangan, jika hasil potretannya buruk, tentu saja hal tersebut akan menurunkan tingkat penasaran konsumen mengenai produknya, oleh karena itu dibutuhkan teknik-teknik tertentu yang profesional dalam memotret makanan apalagi jika makanannya akan dijadikan iklan suatu perusahaan. Banyak sekali trik-trik menarik yang akan membuat produk makanan anda terlihat lezat dan serasa ingin langsung disantap. Lalu bagaimana cara memotret makanan dengan benar? Tenang saja disini kami akan memberikan tips dan triknya! Pencahayaan Nah cara memotret makanan yang pertama adalah berkaitan dengan cahaya. Tidak hanya makanan saja, dalam memotret apapun, cahaya adalah kunci dari segalanya. Jika cahaya lokasi pemotretannya mendukung, dengan pengaturan kamera yang simpel dan mudah kita dapat menghasilkan foto yang baik, namun apabila cahaya lokasinya minim, kita harus berusaha mengatur kamera agar menghasilkan foto yang baik. Cara memotret makanan pun sama, kita harus memperhatikan pencahayaan karena jika pencahayaannya bagus, menggunakan smartphone pun akan menghasilkan produk makanan yang baik. Cahaya alami menjadi kunci dari segalanya. Oleh karena itu, selalu cari lokasi yang terang dengan cahaya alami ketika memotret makanan. Background netral Background netral pada foto promosi makanan akan menghasilkan efek pencahayaan yang netral pula, anda bisa menggunakan background berwarna putih untuk mengibangi komposisi warna yang biasanya warna makanan itu colorfull atau berwarna-warni. Selain itu, efek kemewahan juga akan dihasilkan oleh background netral misalnya jika anda menggunakan background berwarna putih. Nah sampai sini paham bukan cara memotret makanan yang DIYKamera bagikan? Yuk lanjut. Pose Live Action Live action disini maksudnya tidak harus makanannya saja yang dipotret, namun bisa juga menggunakan bantuan tangan model atau mungkin tangan anda dalam memotret makanannya. Anda juga bisa memasukkan sendok atau garpu pada produk yang akan dipasarkan tersebut. Dalam cara memotret makanan ini Gunakanlah pose-pose yang sekiranya dapat menarik perhatian para konsumen dan membuat konsumen ingin merasakan kelezatan produk makanan tersebut. Meskipun menggunakan atribut yang bermacam-macam misalnya piring, mangkok, sendok, namun anda harus tetap fokus pada makanan yang akan dipromosikan ya! Gunakan angle bervariasi Memotret makanan tidak harus menggunakan satu sudut atau sisi saja, memotret makanan juga bisa dilakukan dengan menggunakan angle yang berbeda-beda. Anda bisa menggunakan angle dari kiri, kanan, dan atas, pokoknya jangan dari bawah (nanti ketutupan piring hehehe). Jangan takut salah dan terus coba bereksperimenlah sekreatif mungkin, anda bisa menggunakan sisi sudut nyerong juga untuk menghasilkan foto makanan yang baik. Tidak berlebihan saat proses editing Nah ini adalah step terakhir dalam rangkaian cara memotret makanan. Setelah mendapatkan gambar yang baik, kini saatnya anda mengedit sedikit hasil potretan anda, namun perlu diingat untuk menghasilkan gambar makanan yang bagus, berarti anda tidak harus mengeditnya secara keseluruhan, tetap harus ada kesan alami dalam foto makanan tersebut. Anda mungkin bisa mengedit contrass dan brightnessnya saja, tidak perlu menambah-nambahi sehingga tidak memberikan kesan yang berlebihan. Kesan yang berlebihan dapat membuat konsumen nantinya menyebutkan makanan di foto tidak seindah makanan pada aslinya. Nah, itulah beberapa tips dan trik mengenai cara memotret makanan yang baik, cara tersebut dapat anda aplikasikan sebagai iklan makanan di media sosial, atau mungkin gambar tersebut juga dapat anda gunakan di katalog makanan restoran anda. Food photography sekarang juga banyak diminati tidak harus dengan kepentingan periklanan, food photography juga kadang ditekuni oleh orang yang menyukai wisata kuliner dan mengabadikannya ke media sosial hanya untuk kepuasan dan hiburan semata. Demikian informasi pada artikel ini, semoga informasi cara memotret makanan yang DIYKamera bagikan ini bermanfaat bagi anda semua!

Cara Memotret Yang Bagus Dan Indah

8 Cara Memotret yang Bagus

Cara Memotret yang Bagus – Dalam cara memotret yang bagus ini, pertama anda harus memahami bahwa menghasilkan hasil potretan yang bagus tidak hanya didukung dengan hanya menggunakan kamera yang bagus juga, namun faktor lokasi dan faktor keterampilan seseorang dalam menentukan lokasi pemotretan atau objek yang dipotret juga sangat penting. Bahkan, menggunakan kamera smartphone atau pocket dengan kualitas dibawah kamera DSLR juga bisa menghasilkan hasil potretan yang bagus dan baik. Lalu, bagaimana trik dan tips mengenai cara memotret yang bagus? Nah berikut DIYKamera bagi cara lengkapnya. Cara Memotret yang Bagus Baiklah, cara memotret yang bagus kita mulai dari kamera. Kamera yang dibutuhkan untuk menghasilkan hasil potretan yang baik tidak harus menggunakan kamera yang mahal, kamera pocket, smartphone, DSLR, dan mirrorless bisa anda gunakan untuk menghasilkan gambar yang baik. Untuk menghasilkan gambar yang baik, khususnya bagi pemula, anda bisa memulainya dengan memperhatikan bagaimana menggunakan kamera dengan benar. Cara memotret yang bagus tidak hanya harus memahami fungsi kamera itu sendiri, namun memotret yang baik dan benar juga harus didukung secara teknis misalnya dengan cara memegang kamera nya itu sendiri. Oleh karena itu, sebelum membahas lebih lanjut mengenai memotret yang bagus, kami akan memberikan ulasan mengenai cara memegang kamera layaknya profesional. Memegang kamera dengan sikut menekan tubuh Menggunakan kamera yang baik dengan variasi sikut menekan tubuh caranya tangan kiri anda memegang kamera sambil jari memegang grip zoom pada lensa sedangkan tangan kanan mengatur setting kamera. Sikut anda menekan tubuh. Memegang kamera dengan sikut menekan tubuh akan membuat kamera tetap stabil sehingga meminimalisir efek kabut atau blur pada hasil potretannya. Memegang kamera dengan membuat tumpuan lengan kiri Neh cara memotret yang bagus kedua dari segi memegang kamera adalah jari telunjuk tangan kanan anda harus memegang shutter dengan tumpuan tangan kanan yang memegang kamera sedangkan tangan kiri dibuat secara horizontal untuk tumpuan lensa kamera agar stabil. Cara memegang kamera dengan membuat tumpuan lengan kiri biasanya digunakan untuk pemotretan landscape. Memegang kamera dengan tumpuan kedua sikut Kebanyakan orang memegang kamera dengan cara tumpuan kedua sikut yang salah, cara yang sebenarnya adalah tangan kiri memegang lensa dan jari pada ulir lensa, kemudian tangan kanan memegang shutter. Mudah bukan? Cara memotret yang bagus diawali dengan bagaimana cara anda memegang kamera yang benar, sebenarnya ada banyak variasi untuk memegang kamera lainnya. Namun, ketiga cara memegang kamera diatas sudah termasuk dasar bagi pemula untuk menghasilkan gambar yang baik. Setelah anda paham cara memegang kamera yang benar, kini saatnya membahas mengenai cara memotret yang bagus. Berikut ini adalah trik dan tipsnya, Pengaturan format gambar Nah dalam cara memotret yang bagus, sebelum mulai melakukan pemotretan anda harus memperhatikan pengaturan format gambar, setidaknya anda harus paham mengenai format RAW dan JPEG, anda juga harus paham mengenai resolusi. Semakin tinggi resolusi, kualitas gambar anda semakin bagus namun gambar dengan resolusi yang tinggi akan memakan memory card anda. Pengaturan Auto dan Manual Bagi beberapa orang awam, biasanya ia menggunakan mode auto untuk menghasilkan hasil potretan yang bagus. Sebenarnya tidak apa-apa, namun dalam cara memotret yang bagus ini DIYKamera menyarankan pengaturan secara manual seperti ISO, shutter speed, dan aperture apabila anda memang sudah menguasainya. Mode manual akan mengasah kreatifitas anda dalam menggunakan kamera khususnya kamera DSLR dan mirrorless. Pengaturan white balance Keseimbangan warna putih pada hasil potretan cukup akan berpengaruh pada hasil foto anda. Anda bisa mengatur white balance menjadi tungsten, cloudy, dan lain-lain. Jika tidak ingin ribet, anda juga bisa menggunakan mode auto pada pengaturan white balance. Image Stabilization Dalam tutorial cara memotret yang bagus ini DIYKamera ingin menjelaskan mengenai image stabilization. Fungsi image stabilization dalam kamera DSLR yaitumenghasilkan gambar yang halus dan tajam meskipun lokasinya minim cahaya atau gelap, biasanya image stabilization digunakan pada indoor atau dalam ruangan. Preview Depth of Field DOF atau depth of field adalah rentang jarak antara kamera DSLR terhadap objek foto yang akan menghasilkan ketajaman foto. Depth of field adalah tombol atau alat bantu yang memungkinkan kita dapat melihat perkiraan hasil yang terekam oleh kamera DSLR, oleh karena itu kita dapat menghasilkan gambar yang bagus, diperlukan keahlian dan ketrampilan dalam menggunakan depth of field preview. Nah dengan mengetahui cara memotret yang bagus diatas anda akan semakin memahami bagaimana sih caranya membuat foto yang tajam dan tentunya indah untuk dipandang. Salam dari DIYKamera!

Cara Memotret Dengan Kamera DSLR

Cara Memotret dengan Kamera DSLR

Cara Memotret dengan Kamera DSLR – Bagi anda yang ingin mengetahui cara memotret dengan kamera DSLR mungkin sudah mengetahui jika berkembangnya teknologi, perkembangan kamera juga semakin pesat, dimulai dari kamera yang hanya bisa memotret warna hitam putih hingga hasil potretan warna seperti sekarang ini. Jika dahulu memakai kamera pocket atau polaroid biasa, saat ini persaingan teknologi kamera semakin canggih hingga kamera mirrorless. Namun seakan tak lekang oleh waktu, kamera digital Single Lens Reflex selalu menjadi pilihan fotografer profesional, dibutuhkan skill atau kemampuan yang kreatif untuk dapat memotret suatu objek dengan kamera DSLR jika ingin mendapat hasil yang baik. Sebenarnya, cara memotret dengan kamera DSLR itu mudah, anda hanya tinggal mengatur kamera menjadi tampilan auto, kemudian tekan tombol shutter, dalam hitungan detik ‘cekrek’ anda berhasil mengabadikan momen pada kamera DSLR. Namun jika hanya menggunakan fitur auto, ilmu fotografi anda tidak akan berkembang, untuk itu disini DIYKamera akan berbagi cara mudah untuk memotret dengan kamera DSLR. Cara Mudah Memotret dengan Kamera DSLR Sejalan pada cara memotret dengan kamera DSLR yang akan DIYKamera jelaskan, kamera DSLR tidak hanya mode auto saja, anda bisa mengeksplor dan mengatur sesuai kreatifitas anda mengenai dasar-dasar memotret dengan kamera DSLR. Terkadang pengaturan auto menghasilkan gambar yang tidak sesuai dengan keinginan kita misalnya kaburnya fokus atau fokus jatuh pada sasaran yang tidak tepat. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil foto sesuai dengan keinginan kita, kita diwajibkan harus mengetahui cara memoret dengan kamera DSLR dimulai dengan mengenal dasar-dasar pengaturan dalam mode manual pada kamera DSLR nya. Lalu bagaimana cara memotret dengan kamera DSLR yang baik dan benar bagi pemula? Sebelum dapat memotret dengan baik, anda diharuskan paham mengenai hal-hal dasar seperti: ISO Nah mengetahui apa itu ISO sangat penting dalam tutorial cara memotret dengan kamera DSLR ini. ISO adalah tingkat sensitifitas sensor terhadap cahaya dimana semakin tinggi ISO semakin sensitive kamera anda terhadap cahaya, begitu juga sebaliknya. ISO yang tinggi biasanya digunakan pada tempat yang minim cahaya atau gelap, namun pengaturan ISO yang tinggi akan menyebabkan adanya noise atau bintik hitam. Pengaturan mengenai ISO dalam kamera DSLR beragam, beberapa kamera mempunyai kemampuan ISO dari 100 hingga 6400, beberapa kamera juga dapat memungkinkan mempunyai kemampuan ISO dari 100 hingga 25600. Aperture Aperture atau yang disebut sebagai diafragma adalah bukaan diafragma pada lensa kamera yang biasanya ditandai dengan huruf ‘f’ yang disertai dengan angka misalnya f/4, f/3.5. Semakin besar angka dibelakang huruf ‘f’ tersebut, semakin kecil pula bukaan pada lensanya, yang berarti semakin sedikit lensa mengumpulkan cahaya dari suatu objek, begitu pula sebaliknya. Penting untuk mengetahui aperture dalam cara memotret dengan kamera DSLR ini agar foto yang anda hasilkan mempunyai ketajaman warna yang bagus. Shutter Speed Shutter speed atau kecepatan rana adalah kecepatan bukaan rana yang dapat mempengaruhi pencahayaan, semakin cepat shutter speednya semakin sedikit cahaya yang diterima, sebaliknya semakin lama shutter speednya semakin banyak cahaya yang diterima. Pengaturan shutter speed ditandai dengan satuan waktu detik, tersedia beberapa pengaturan misalnya 1/200 detik, 30 detik, hingga mode bulb. Shutter speed juga akan berperan dalam pencahayaan dan blurnya suatu foto. Bagaimana semakin paham kan cara memotret dengan kamera DSLR? Ketiga istilah itu wajib dipahami oleh para pemula yang ingin belajar mengenai fotografi. Ketiga istilah tersebut merupakan 3 elemen dalam segitiga eksposure dan merupakan hal yang harus dipahami dalam cara memotret dengan kamera DSLR. Mengapa disebut segitiga? Karena setiap elemen saling berkaitan, misalnya jika anda mengatur ISO, maka aperture dan shutter speed pun harus di atur ulang untuk menghasilkan komposisi yang sesuai, memang awalnya cukup membingungkan, namun seiring dengan berjalannya waktu anda akan semakin kreatif serta semakin biasa menggunakan dan mengetahui cara memotret dengan kamera DSLR dengan benar, lalu pada akhirnya anda akan menjadi mahir dalam memotret. Dalam cara memotret dengan kamera DSLR yang tidak kalah penting selain ketiga hal tersebut, adalah anda harus memahami mengenai pengaturan white balance dan pengaturan fokus agar foto yang anda hasilkan tajam. White balance adalah keseimbangan warna dengan pengaturan yang beragam, jika tidak mau bingung, anda bisa langsung menggunakan pengaturan auto, namun anda juga bisa memilih pengaturan daylight, cloudy, tungsten, shade, fluorescent, flash, dan pengaturan lainnya agar menghasilkan foto yang kreatif. Pengaturan fokus bisa juga auto, namun menggunakan fokus dan mengaturnya sesuai keinginan kita lebih baik karena hasilnya kita bisa membuat suatu foto yang tingkat ketajamannya pada objek sesuai dengan keinginan kita. Kita hanya tinggal menggerakan ring pada lensa kemudian fokuskan pada objek dan tekan tombol shutter untuk memotretnya. Simpel sekali kan cara memotret dengan kamera DSLR ini? Segeralah anda buktikan!

Cara Memotret Milky Way Dengan Kamera Dslr

Cara Memotret Milky Way dengan Hasil yang Sempurna

Cara Memotret Milky Way – Sebelum anda mengetahui cara memotret milky way, pernahkah anda mendengar mengenai astrofotografi? Nah cabang ilmu fotografi itu cukup banyak, salah satunya adalah astrofotografi. Astrofotografi secara bahasa terdiri dari astronomi dan fotografi dimana astronomi adalah ilmu yang mempelajari benda-benda di angkasa dan fotografi secara singkat adalah ilmu yang dmempelajari mengenai foto. Jadi, dapat disimpulkan bahwa astrofotografi adalah ilmu mengenai memotret benda-benda langit seperti bintang, bulan, komet, galaksi. Sebagaimana kita ketahui bumi ini berada pada orbit galaksi bimasakti atau milky way dalam bahasa inggris. Cara memotret milky way merupakan salah satu teknik yang banyak dicari dalam astrofotografi yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Tidak perlu menggunakan kamera digital, anda juga bisa menggnakan kamera smartphone untuk memotret milky way dengan baik. Penasaran bagaimana cara memotret milky way dengan hasil yang sempurna? Berikut adalah ulasannya. Cara Memotret Milky Way Dengan Smartphone Pengaturan kamera smartphone Pada cara memotret milky way dengan smartphone ini anda bisa menggunakan settingan manual dengan support Long eksposure pada kamera smartphone, jangan gunakan mode auto. Eksposure disini berarti kamera smartphone anda sudah didukung dengan pengaturan ISO, aperture, dan shutter speed dimana ISO adalah tingkat sensitifitas kamera terhadap cahaya, aperture adalah bukaan atau diafragma pada kamera, dan shutter speed adalah rentang waktu dimana lensa terbuka ketika akan memotret. Ketika akan memotret, baiknya anda mengatur ketiga elemen tersebut dimana kita bisa mengatur eksposure time sekitar 16 hingga 32 detik, kemudian atur ISO nya menjadi 1600 atau 3200 dengan settingan fokus menjadi infinity fokus. Jika hasil foto pada settingan tersebut tidak cukup baik bahkan terdapat noise atau bintik-bintik kecil yang mengganggu hasil foto, anda bisa mengatur ISO nya menjadi lebih rendah lagi. Gunakan tripod untuk smartphone Mengetahui cara memotret milky way dengan smartphone memang cukup sulit jika menggunakan tangan anda saja karena hasilnya akan membuat foto menjadi blur apabila smartphone anda tidak stabil. Menggunakan tripod atau alat bantu lainnya dapat membuat kamera anda lebih stabil saat memotret milky way, hal itu disebabkan karena settingan dalam memotret milky way menggunakan kecepatan rana atau shutter speed yang cukup lama. Cara Memotret Milky Way Dengan Kamera Digital Jika tadi kita membahas memotret milky way menggunakan smartphone, kini kita akan membahas cara memotret milky way dengan kamera DSLR atau Digital Single Lens Reflex. Persiapan Tahap pertama dalam cara memotret milky way dengan kamera DSLR ini adalah persiapan. Hal ini sangat penting, semua persiapan anda harus matang. Anda harus mempersiapkan persiapan logistik seperti kamera DSLR, tripod, remote shutter (jika ada). Setelah mempersiapkan persiapan logistik, anda harus mempersiapkan situasi, tempat, dan waktu yang pas untuk memotret milky way. Jika anda kesulitan untuk mencari tempat dan waktu yang pas, anda bisa menggunakan bantuan aplikasi stellarium yang dapat di download secara gratis di internet. Jika persiapan anda sudah matang, anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Pengaturan manual Sebelum memotret, anda harus mengatur mode manual pada kamera DSLR anda, tentukan exposure yang tepat (ISO, Shutter Speed, dan aperture). Anda bisa mengatur aperture terbesar misalnya f/3.5 untuk lensa kit dan f/2.8 untuk lensa wide. Dalam cara memotret milky way dengan DSLR ini, pengaturan shutter speed harus menggunakan kecepatan rana yang lambat, anda bisa menggunakan mode 30 second, jangan menggunakan mode bulb agar hasil potretan milky way menghasilkan garis-garis bintang. Gunakan ISO yang besar misalnya lebih dari 1600, jika terdapat noise, anda bisa merendahkan ISO nya, namun jika sudah terlanjur menggunakan ISO yang besar, anda bisa menghapus noise tersebut menggunakan aplikasi noise remover di studio saat proses editing. Jangan menggunakan flash ketika akan memotret milky way, namun anda bisa menggunakan bantuan lampu LED untuk bantuan pencahayaan. Gunakan tripod Menggunaan tripod atau alat bantu lainnya dalam cara memotret milky way dengan kamera digital ini dapat membuat kamera digital anda tetap stabil akan mengurangi efek blur atau kabut pada saat proses pemotretan. Blur akan disebabkan oleh goyangan atau tidak stabilnya kamera karena shutter speed yang sangat lambat sehingga kamera anda akan lebih sensitive dibandingkan menggunakan kecepatan rana yang cepat. Itulah beberapa tips dan trik cara memotret milky way menggunakan smartphone ataupun kamera DSLR yang bisa menjadi pedoman anda.

« Previous Page1 … Page34 Page35 Page36 Next »
Hubungi Kami

Kami buka setiap hari dari pukul 07.00 – 22.00 WIB.

  • +6281276798811
  • @diy_kamera
Alamat

Jln. Kusumanegara No. 278 (500 meter ke timur Gembiraloka)

Lihat alamat di Google Maps

Home
Kategori Sewa
Whatsapp
Telepon